This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 22 Maret 2011

JAKARTA - Gema Piala Dunia 2010 semakin keras terdengar di telinga para pencinta sepakbola di seluruh penjuru dunia. Adidas selaku brand ternama yang selalu eksis di


JAKARTA - Gema Piala Dunia 2010 semakin keras terdengar di telinga para pencinta sepakbola di seluruh penjuru dunia. Adidas selaku brand ternama yang selalu eksis di perhelatan akbar sepakbola kembali memunculkan inovasi baru. Apakah itu?

Dalam launching yang digelar di Kuningan Village, Jakarta, Senin (24/5/2010), produsen yang berbasis di Jerman ini meluncurkan sepatu yang diklaim paling ringan di dunia. Sepatu yang dinamai adidas F50 adiZero ini dipercaya bakal mampu meningkat kecepatan setiap pemain yang menggunakannya.

Dalam memperkenalkan brand barunya ini, adidas menggandeng dua pemain terbaik dunia, Lionel Messi (Argentina) dan striker timnas Spanyol, David Villa. Messi yang notabene pemain terbaik FIFA saat ini akan menjadi pemain pertama dan satu-satunya yang akan menggunakan adidas F50 adiZero dengan corak warna bunglon ungu, putih serta aksen elektrik saat membela timnas Argentina bertarung di Afsel.

“Saya sangat terkesima merasakan betapa ringannya F50 terbaru dari adidas ini. Bahkan, saya hampir tidak merasakan seperti menggunakan sepatu. Kecepatan merupakan bagian terpenting saat bermain di lapangan. Dengan menggunakan sepatu paling ringan di dunia, saya berharap dapat bergerak lebih cepat dan mampu meningkatkan performa saat bertanding di ajang sepakbola terbesar tahun ini,” ujarnya seusai menjajal sepatu yang khusus dibuat hanya untuknya tersebut.

Sementara David Villa yang akan menggunakan versi lain F50, berwarna hitam bergaris kuning (black/sun) juga turut berkomentar terkait kelebihan sepatu yang akan digunakannya tersebut. “Kecepatan adalah hal yang sangat penting ketika bermain sepakbola. Saya sangat menantikan momen dimana saya akan bergerak lebih cepat saat tampil melawan pemain-pemain timnas terbaik di Afrika Selatan, nanti.

Global Senior Product Manager adidas Football, Aubrey Dolan menegaskan bila ide adidas membuat sepatu teringan di dunia tak lepas demi mengakomodir keinginan para pemain dunia agar bisa tampil lebih cepat. Ide ini sendiri telah melalui riset selama bertahun-tahun dan melibatkan 250 atlet sepakbola baik amatir maupun professional.

“Pemain seperti Messi dan Villa secara konsisten mengatakan kepada kami, bahwa mereka menginginkan sebuah sepatu yang memungkinkan mereka untuk bergerak lebih cepat. Setiap pemain ingin menjadi pemenang, jadi kami memutuskan untuk menjawab keinginan para pemain dengan menciptakan produk sepatu dengan bobot ringan yang dapat digunakan saat puncak performa,” ujarnya.

Dalam konsep sepatu teringan di dunia, F50 adiZero mengusung beberapa inovasi baru yang tak hanya membantu pemain tampil lebih cepat, namun juga sangat aman dan seimbang. Dalam hal ini, ada empat aspek yakni, Sprint Frame, Sprint Skin, TPU Bottom Support Bands dan TPU Bottom Frame.

Sprint Frame (pull) yang berbentuk segitiga –lain daripada yang lain-, didesain untuk menambah akselerasi pemain. Sprint Skin (bahan tunggal) yang selain membuat sepatu lebih ringan namun juga memberikan kesempurnaan dalam mengontrol bola. Sementara TPU Bottom Support dan TPU Bottom Frame berfungsi untuk memberikan keseimbangan serta keamanan para pemain saat berakselerasi.

Di Piala Dunia 2010 nanti, memang hanya Lionel Messi yang akan menggunakan F50 adiZero berwarna bunglon ungu-putih dengan aksen elektrik. Namun, sejumlah pemain lain akan menggunakan tipe berbeda.Contohnya, Steven Pienaar (Afrika Selatan), Jozy Altidore (Amerika Serikat), Shunsuke Nakamura (Jepang), Salomon Kalou (Pantai Gading), Arjen Robben (Belanda) dan Lukas Podolski (Jerman) yang akan menggunakan F50 adiZero dengan warna kuning dengan striper hitam emas (sun/black/gold).

Kemudian Villa (Spanyol), Samir Nasri (Prancis), Jermain Defoe (Inggris), Johan Vonlanthen (Swiss) akan menggunakan warna hitam dengan stripes kuning (black dan sun). Sepatu ini akan mulai dijual resmi di seluruh outlet adidas di Indonesia pada 24 Mei 2010, dengan banderol Rp 2.099.000.

Dalam kesempatan ini, adidas juga meluncurkan sebuah film pendek berdurasi 90 detik, dengan judul “Fast vs Fast.” Film pendek yang bisa diakses melalui Youtube ini, menceritakan tentang dua pemain legendaris dan tercepat dunia, Lionel Messi vs David Villa dalam sebuah pertandingan adu kecepatan, tentunya dengan menggunakan sepatu adidas F50 adiZero. Film ini juga melibatkan pemain legendaris Prancis Zinedine Zidane.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2010/05/24/353/335930/sepatu-paling-ringan-sedunia-ala-adidas

Firman - Bachdim, Launching Mercurial Vapor Superfly III


JAKARTA - Nike mengeluarkan produk sepatu bola terbarunya yang bernama Mercurial Vapor SuperFly III. Irfan Bachdim dan Firman Utina, ditunjuk sebagai Brand Ambassador dari kalangan pesepakbola Indonesia.

Sepatu ini sendiri dirancang dengan desain khusus agar dapat mendukung visi dari Nike yaitu memberikan inovasi dan inspirasi bagi para pesepakbola di seluruh dunia.

Jeffry Cendana sebagai product specialis dari Nike menyatakan sepatu ini terbuat dari teknologi flywire (serat kawat) sehingga terasa ringan serta rangka serat karbon di bagian bawah sehinga menunjang kemampuan pemain bola yang akselerasinya cepat.

“Saya pakai ini sejak tahun 2008, sepatu ini sangat membantu performa penampilan di lapangan,” ungkap kapten timnas di piala AFF Firman Utina disela-sela soft launching tersebut.

“Sepatu ini bagus, dengan ini saya bisa bergerak dengan baik,” tukas Irfan.

Irfan Bachdim, pemain yang dikenal dengan akselerasinya di lapangan hijau juga merasa sangat cocok dengan produk-produk dari Nike terutama sepatu seri Mercurial Vapor SuperFly III ini.

Sumber : http://bola.okezone.com/read/2011/03/21/14/437319/firman-bachdim-brand-ambassador-nike

Apple Beri Rating 17+ Untuk Browsing Opera


Jakarta - Apple telah mengizinkan browser Opera versi desktop untuk masuk ke deretan aplikasi yang bisa diunduh via Mac App Store. Namun anehnya, Apple memberi peringatan 17+, yang artinya user di bawah umur 17 tahun disarankan tidak mengunduhnya.

Dikutip detikINET dari The Register, Senin (7/3/2011), tak jelas mengapa label tersebut diberikan pada Opera. Terlebih, sebagai sebuah browser, tampaknya tidak ada hal yang membahayakan dari aplikasi ini. Pihak Opera pun menanggapinya dengan nada bercanda.

"17 tahun adalah usia sangat muda dan saya tak yakin dalam umur itu, orang sudah siap memakai aplikasi macam ini. Browser ini amat cepat dan punya banyak fitur. Saya pikir persyaratan download sedikitnya di umur 18 tahun," gurau Jan Standal, Vice President of Desktop Products Opera Software.

Perlakuan berbeda memang dilakukan Apple untuk browser Safari yang notabene buatannya sendiri. Safari yang terinstall di Apple Mac tidak diberi label macam-macam. Padahal kurang lebih fiturnya sama saja dengan Opera.

Pihak Opera pun mengumumkan bahwa sebagai alternatif, siapa saja dapat secara bebas mengunduh browser di situsnya. Dan meskipun terkena rating 17+, browser Opera tetap nangkring di tempat atas aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di Mac App Store.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2011/03/07/165057/1586196/317/apple-beri-rating-17--untuk-browser-opera

Windows Bajakan Menyusup di Tengah Penjualan Netbook


Jakarta - Penggunaan OS Windows bajakan memang bukan hal asing di Indonesia. Langkah gencar pernah dilakukan Business Software Alliance (BSA) untuk mengedukasi pasar. Kenyataanya OS bajakan tetap menyusup di tengah-tengah penjualan netbook murah selama pameran ini.

Pantauan detikINET pada Sabtu petang (12/3/2011), di Mega Bazar 2011 ada distributor yang bahkan terang-terangan memasang OS Windows 7 Ultimate pada sebuah netbook yang seharusnya dijual tanpa OS seharga Rp 2.7 Juta.

DetikINET mengikuti salah seorang calon pembeli bernama Putri yang memang mencari netbook berharga terjangkau. Pilihannya jatuh pada salah satu netbook merek ternama yang dijual tanpa OS (Rp 2.7 Juta), atau dengan OS Windows 7 Starter Edition (sekitar Rp 3 Jutaan).

Putri pun lantas memilih produk tanpa OS yang lebih murah dan sesuai dengan budgetnya. Tentunya ia harus memasang OS open source atau membeli OS original sendiri. Di luar dugaan saat Putri menjajal netbook yang telah dibelinya, distributor yang bermarkas di Mangga Dua telah memasangkan OS Windows 7 Ultimate (non-original) di dalamnya.

DetikINET pun bertanya, "Loh mas, bukannya ini (netbook-red) dijual tanpa OS. Sang pedagang pun berkilah. "Daripada nanti ribet harus menginstall OS sendiri. Atau mbaknya mau yang kosongan (tanpa OS-red)," ujarnya simpel.

Sebagai pembeli yang tak mau direpotkan, Putri pun lantas menerima netbook barunya dengan OS non-original. Ia pun menyadari bahwa hal itu ilegal, dan paham resikonya baik dari sisi update keamanan Windows ataupun sisi hukum.

"Ya gimana, hal ini memang lebih mengenakan pembeli. Tidak harus ribet menginstall OS," ujarnya polos.

Putri merupakan salah satu contoh pembeli di ajang Mega Bazaar Computer 2011, jelang akhir pameran. Masih ada puluhan ribu pengunjung lain yang mungkin mengalami hal yang sama.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2011/03/13/152341/1590647/317/windows-bajakan-menyusup-di-tengah-penjualan-netbook

IE 9, Lebih Rapi dan Kencang

Jakarta - Microsoft resmi merilis versi final Internet Explorer 9 (IE9), browser internet terbarunya, dengan membawa sejumlah keunggulan. Beberapa analis menilai, IE 9 adalah sebuah lompatan besar ketimbang versi IE terdahulu.

Penantian dua tahun dari IE 8 pun berakhir sudah. Beberapa terobosan baru dilakukan Microsoft untuk mempertahankan pangsa pasarnya. Diantaranya dengan menghadirkan performa serta kecepatan yang jauh lebih baik. Satu lagi, saat dijajal detikINET, IE 9 juga tampil lebih rapi. Tak kalah dari Google Chrome, Opera dan Firefox 4.


IE9 Lebih Bersih dan Rapi

Secara tampilan awal, IE9 sedikit mirip dengan Google Chrome atau Opera dengan tab-tab awal yang dimilikinya. Selain itu IE9 pun dilengkapi download manager yang baru.

Tak seperti kebanyakan versi terdahulu yang penuh dengan opsi, tampilan IE9 kini lebih bersih. Hal ini karena bagian kolom URL berada sejajar dengan tab browser. Selain itu, IE9 memiliki notifikasi baru yang muncul di bagian bawah browser.

Layaknya Google Chrome, pengguna juga dapat langsung melakukan pencarian pada kolom URL IE9 saat toolbar Bing dinyalakan. Jika bosan, toolbar bisa diganti dengan situs pencari lain seperti Google misalnya.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2011/03/17/143727/1594420/406/ie-9-lebih-rapi-dan-kencang

Tak Seperti IE9, Firefox 4 Bisa Jalan di Windows XP

Jakarta - Persaingan antara Internet Explorer 9 dan Firefox 4 akhirnya dimulai. Keduanya sama-sama menawarkan fitur baru dan kecepatan proses menjanjikan, namun salah satu hal yang jadi pembeda adalah IE9 tak bisa berjalan di Windows XP, sementara Firefox 4 bisa!

Inilah yang mungkin jadi perbedaan signifikan di antara keduanya. Dengan demikian, pengguna XP -- yang sebagian di antaranya mengandalkan komputer 'jadoel' -- masih bisa menikmati kemampuan browser si rubah api versi terbaru.

Di sisi lain, Microsoft disayangkan banyak pihak lantaran kurang mengakomodir pengguna XP yang notabene juga merupakan produk yang dilahirkan raksasa software tersebut. Terlebih, jumlah pengguna XP diyakini masih banyak di kalangan pengguna komputer rumahan hingga korporat.

Namun sepertinya, Microsoft berharap pengguna XP dapat hijrah ke Windows Vista atau 7 jika ingin menjajal kemampuan IE9.

Dikutip detikINET dari News Factor, Selasa (22/3/2011), Firefox 4 telah mendukung hardware acceleration di Vista dan 7 dengan mengandalkan Direct2D dan Direct3D APIs. Sementara XP tidak mensupport Direct2D, namun Firefox menggunakan Direcr3D di XP untuk mengakomodir partial acceleration di Firefox 4.

Jonathan Nightingale, dari Mozilla Foundation mengatakan bahwa engine JavaScript yang baru di Firefox 4 enam kali lebih cepat dari firefox seri terdahulu. Ia juga merujuk user interface streamline versi baru yang diklaim lebih menghemat ruang.

Peningkatan kemampuan lainnya di Firefox 4 adalah terkait dukungan untuk HTML 5 dan CSS yang lebih ditingkatkan sehingga halaman web yang kompleks terlihat lebih cantik. Penambahan support WebM memungkinkan video HD disaksikan melalui jendela browser.

Bagi yang berminat mengunduh Firefox 4, beberapa situs sudah menyediakannya seperti di sini atau di sini.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2011/03/22/092358/1598119/317/tak-seperti-ie9-firefox-4-bisa-jalan-di-windows-xp

Mozilla Kaget IE 9 'Depak' Windows XP

Jakarta - Keputusan Microsoft yang tidak menyediakan Internet Explorer 9 di platfrom Windows XP mengejutkan Mozilla, pembuat browser Firefox. Padahal pengguna XP terhitung masih banyak meski usia OS ini sudah cukup uzur.

Microsoft tentu memiliki alasan mengapa mereka mendepak XP. Menurut raksasa software ini, XP dipandang sudah terlalu tua untuk dibekali browser dengan fitur terkini seperti IE 9. Misalnya fitur optimalisasi CPU dan GPU yang diklaim meningkatkan performa browser secara dramatis.

Apapun alasan Microsoft, sepertinya banyak pihak mempertanyakannya. Dikutip detikINET dari ComputerWorld, Selasa (22/3/2011), Johnathan Nightingale selaku direktur Firefox, juga merasa heran mengapa Microsoft mengabaikan XP.

"Bagian paling menarik bagi saya adalah bukan soal ribut-ribut browser mana yang memiliki akselerasi hardware. Yang mengejutkan adalah bahwa akselerasi tersebut tak disediakan untuk Windows XP," ucap Nightingale seakan menyindir Microsoft.

Baik IE 9 dan Firefox 4 mendukung akselerasi hardware di Vista dan Windows 7 dengan Direct2D dan Direct3D API. Namun Mozilla tidak meninggalkan XP begitu saja dan mengaku mengakselerasi Firefox 4 menggunakan Direct 3D di XP.

"Ini membuat kami banyak bekerja. Namun dalam perhitungan kami, Windows XP masih memegang pangsa pasar sekitar 40% sampai 50%. Kami memiliki kewajiban untuk user dan Windows XP adalah bagian yang tidak dapat kami abaikan," imbuhnya.

Sebagai perbandingan, Vista dan Windows 7 jika digabungkan memiliki 38% pangsa pasar dari semua versi Windows yang digunakan bulan lalu. Masih banyaknya pengguna XP membuat pembesut browser lain tetap mensupportnya, termasuk versi terbaru Chrome, Safari dan Opera.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2011/03/22/104232/1598208/317/mozilla-kaget-ie-9--depak--windows-xp

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More